Raih Best Improvement 2025, PTPN IV Regional VII Kebun Rejosari Apresiasi Pemanen Terbaik untuk Dorong Budaya Prestasi dan Produktivitas

banner 468x60

Lampung Selatan, 6/6/2026– Keberhasilan Kebun Rejosari meraih penghargaan Best

Improvement 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya prestasi dan semangat

perbaikan berkelanjutan di lingkungan PTPN IV Regional VII. Sebagai bentuk apresiasi atas

kontribusi insan perkebunan yang menjadi ujung tombak operasional, Kebun Rejosari menggelar

kegiatan pemberian penghargaan kepada para pemanen terbaik yang telah menunjukkan kinerja,

disiplin, dan produktivitas unggul sepanjang tahun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, Operation

Head PTPN IV Regional VII Budi Susilo, Manajer Kebun Rejosari Ferry Rosadiansyah, jajaran

manajemen kebun, staf, mandor, serta para karyawan Kebun Rejosari.

Pemberian penghargaan kepada pemanen terbaik merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam

membangun budaya kerja yang kompetitif, produktif, dan berorientasi pada pencapaian. Selain

sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pekerja lapangan, kegiatan ini juga diharapkan

mampu menjadi motivasi bagi seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan

memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

 

Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan

bahwa penghargaan Best Improvement 2025 yang diraih Kebun Rejosari merupakan pencapaian

yang membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata dari kerja keras seluruh insan perkebunan.

“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kita semua. Kita

berkumpul bukan sekadar untuk mensyukuri sebuah penghargaan, tetapi juga untuk merayakan

hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh insan Kebun Rejosari. Penghargaan

Best Improvement Tahun 2025 merupakan pengakuan perusahaan atas upaya perbaikan yang

telah dilakukan secara berkelanjutan. Dari seluruh unit yang ada di lingkungan PTPN IV, Kebun

Rejosari berhasil menunjukkan peningkatan kinerja yang layak mendapatkan apresiasi tersebut,”

ujar Denny.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kebun,

mulai dari manajemen, staf, mandor, hingga para pekerja lapangan yang setiap hari berkontribusi

dalam menjaga produktivitas perusahaan.

“Atas nama Manajemen Regional VII, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada

seluruh karyawan Kebun Rejosari. Penghargaan ini bukan milik satu orang, bukan milik satu

bagian, melainkan hasil kerja bersama seluruh tim. Namun saya ingin mengingatkan bahwa

keberhasilan ini harus menjadi budaya, bukan sekadar pencapaian sesaat. Kita harus terus

membangun semangat improvement di setiap aspek pekerjaan karena perusahaan yang hebat

adalah perusahaan yang tidak pernah puas dengan capaian hari ini dan selalu berupaya menjadi

lebih baik dari hari kemarin,” lanjutnya.

Secara khusus, Denny juga memberikan apresiasi kepada para pemanen terbaik yang menerima

penghargaan dalam kegiatan tersebut.

“Saudara-saudara merupakan ujung tombak perusahaan yang secara langsung berkontribusi

terhadap pencapaian produksi dan kinerja kebun. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi

untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan lainnya. Saya berharap

Kebun Rejosari dapat terus menjadi role model bagi kebun-kebun lain di Regional VII, baik dalam

aspek produktivitas, efisiensi, disiplin kerja, maupun implementasi budaya perusahaan. Jangan

cepat berpuas diri, tetapi jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk mencapai prestasi

yang lebih tinggi lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Sementara itu, Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, menyampaikan bahwa

penghargaan Best Improvement 2025 membuktikan bahwa perubahan yang dilakukan secara

konsisten mampu menghasilkan peningkatan kinerja yang signifikan.

“Penghargaan Best Improvement Tahun 2025 yang diraih oleh Kebun Rejosari merupakan bukti

bahwa perubahan dan perbaikan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan kinerja

yang lebih baik. Penghargaan ini diberikan oleh perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas

pencapaian target, implementasi program strategis, dan budaya perusahaan yang telah

dijalankan dengan baik,” ujar Budi.

 

Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih

besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian yang telah diraih.

“Prestasi harus dijaga, produktivitas harus terus ditingkatkan, dan budaya kerja yang baik harus

terus dipertahankan. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada para pemanen terbaik yang

menerima penghargaan hari ini. Saudara-saudara adalah ujung tombak perusahaan. Setiap

tandan yang dipanen dengan baik dan tepat waktu memberikan kontribusi nyata terhadap

pencapaian kebun. Saya berharap penghargaan yang diberikan hari ini dapat menjadi motivasi

bagi seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan semangat kerja

sehingga ke depan lahir lebih banyak lagi insan-insan berprestasi dari Kebun Rejosari. Mari kita

jadikan keberhasilan ini sebagai energi positif untuk mencapai target-target yang lebih tinggi di

tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Manajer Kebun Rejosari, Ferry Rosadiansyah, menyampaikan rasa

bangga dan terima kasih kepada seluruh jajaran karyawan yang telah berkontribusi dalam

perjalanan perbaikan kinerja Kebun Rejosari hingga berhasil meraih penghargaan Best

Improvement 2025.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama. Tidak ada

keberhasilan tanpa kerja sama, disiplin, dan komitmen seluruh tim. Saya mengucapkan terima

kasih kepada seluruh karyawan Kebun Rejosari yang telah memberikan dedikasi terbaiknya dalam

menjalankan tugas masing-masing. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ketika kita memiliki

tujuan yang sama dan bekerja dengan semangat kebersamaan, maka hasil yang luar biasa dapat

kita capai,” ujar Ferry.

Ia berharap penghargaan kepada para pemanen terbaik dapat menjadi pemicu semangat bagi

seluruh pekerja lapangan untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan.

“Para pemanen adalah garda terdepan yang menentukan keberhasilan produksi kebun. Melalui

penghargaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap kerja keras dan prestasi akan

mendapatkan apresiasi yang layak. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh

pemanen untuk terus meningkatkan kinerja dan bersama-sama membawa Kebun Rejosari

mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, manajemen juga memberikan penghargaan kepada para

pemanen terbaik yang berhasil menunjukkan produktivitas dan konsistensi kerja sepanjang tahun.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada para pekerja lapangan

yang secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian produksi dan keberhasilan Kebun

Rejosari meraih penghargaan Best Improvement 2025.

Salah satu penerima penghargaan adalah Sahono, pemanen Afdeling I Kebun Rejosari yang

berhasil mencatatkan produktivitas tertinggi sepanjang tahun 2025. Mewakili para penerima

penghargaan, Sahono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan

oleh perusahaan.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen Kebun Rejosari dan PTPN IV Regional VII

atas penghargaan yang diberikan kepada kami para pemanen. Penghargaan ini tentu menjadi

kebanggaan bagi saya pribadi dan keluarga, namun saya menyadari bahwa pencapaian ini tidak

terlepas dari dukungan mandor, rekan kerja, dan seluruh tim di lapangan. Kami bekerja sebagai

satu tim untuk mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Sahono.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang

telah dilakukan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi

perusahaan.

“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan pemanen lainnya untuk

terus semangat bekerja, menjaga disiplin, dan selalu berusaha memberikan hasil terbaik. Jika kita

bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, insyaAllah hasilnya akan baik, baik

untuk diri sendiri maupun untuk perusahaan. Semoga Kebun Rejosari dapat terus

mempertahankan prestasi yang telah diraih dan menjadi kebun yang semakin maju di masa

mendatang,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebanggaan. Para penerima penghargaan

mendapatkan apresiasi langsung dari manajemen sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi

nyata yang telah diberikan kepada perusahaan. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa

keberhasilan perusahaan tidak terlepas dari peran para pekerja lapangan yang setiap hari menjaga

produktivitas dan kualitas operasional kebun.

Keberhasilan Kebun Rejosari meraih penghargaan Best Improvement 2025 menunjukkan bahwa

budaya perbaikan berkelanjutan, disiplin operasional, serta kolaborasi yang kuat mampu

menghasilkan perubahan yang signifikan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kebun

Rejosari, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja di lingkungan PTPN IV Regional

VII untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi

perusahaan.

Melalui kegiatan ini, PTPN IV Regional VII kembali menegaskan komitmennya dalam

membangun budaya apresiasi, meningkatkan motivasi kerja, serta mendorong lahirnya insan-insan

perkebunan yang unggul, profesional, dan berprestasi. Semangat improvement yang telah

mengantarkan Kebun Rejosari meraih penghargaan diharapkan dapat terus dipelihara sehingga

mampu mendukung pencapaian kinerja Regional VII, PalmCo, dan Holding Perkebunan

Nusantara secara berkelanjutan.

***

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *